"Keplin-planan apalagi yang akan kau tunjukkan pada rakyatmu wahai presidenku?? Mana kesejatianmu??" @Adung.
Perihal politik, lagi lagi seorang presiden, belum tuntas masalah tentang banyaknya kekacauan di negeri ini. entah kurang dewasanya pemikiran, bejatnya atasan ataupun bodohnya kaum awam. entahlah...
dimulai dari Walikota - Presiden katanya. setiap jabatan yang berhubungan dengan pemerintahan sebelumnya telah disumpah. apakah semudah itukah menghancurkan suatu janji? apalagi ini bekaitan dengan orang banyak. Dalam sebuah cerita Mahabarata dikisahkan bahwa "Karna" seseorang yang jujur dan lurus jalannya kenapa membela kurawa yang jelas-jelas salah dalam perbuatan? sudah tentu bahwa karna adalah seorang kesatria. "Ksatria ki soko omongane". seorang ksatria itu dilihat dari ucapannya. Karna dari awal telah berkata akan membela kurawa, lantas dari itu dia tidak bisa mundur dari ucapannya. Lantas bagaimana dengan Bapak?
Hebatnya dinegeri ini media mampu meracuni banyak pihak. khalayak telah dicekoki banyak asupan media yang menyimpang. kalau anda sadar media itu membuat suatu tokoh, membuat suatu peran, bisa jadi dunia luas itu sebuah sandiwara yang megah, kita penontonnya dan mereka pemainnya. itulah kenapa disebut Entertaiment.
Kembali ke masalah presiden. dalam masa kemasa ketidak kuatan pemimpin dalam mengendalikan suatu otoritas dapat menghancurkan suatu koloni. diperlukan suatu sikap tegas yang mumpuni, semoga selanjutnya pemimpin kita dapat memberikan suatu ketegasan agar dapat memimpin lebih baik lagi. bukan sebuah hujatan melainkan sebuah opini dari masyarakat sekitar.

Post a Comment